6 Komentar

Muhammad Al-Fatih Sang Pembantai Dracula – Ustadz Felix Siauw

cover-ghazi copy

Apa yang Anda pikirkan ketika disebut “Dracula”? Dracula, sosok hantu berwajah pucat, rambut klimis disisir belakang, dengan taring yang panjang, penghisap darah, immortal dan kejam. Banyak orang sanksi dengan kenyataan bahwa Dracula pernah benar-benar ada. Namun ia bukan seperti yang digambarkan dalam novel fiksi dan film-film. Kisah ini terjadi pada tahun 1400an. Semuanya bermula saat Vlad II penguasa Wallachia meminta bantuan pada Kesultanan Utsmani (Murad II) saat kekuasaannya ingin diserbu tentara Hungaria, yang bersekutu dengan Klan Danesti. Utsmani mengabulkan permohonan ini dengan syarat Wallachia mau tunduk patuh pada Kesultanan Islam.

Hungaria berhasil dipukul mundur, dan sebagai balas jasanya Vlad II membayar upeti rutin pada kaum muslimin, sekaligus mengirim dua anaknya, Vlad III dan Radu sebagai jaminan ketundukan. Sementara Radu tumbuh menjadi pelajar dengan prestasi yang sangat baik, Vlad III Dracula yang merupakan pewaris tahta Ordo Dracula justru memendam kebencian yang sangat besar pada kaum muslimin. Ia juga tidak senang dengan ayahnya yang mau tunduk pada kekuasaan Islam, dan menghianati perjanjian Ordo Draculesti. Kisah berlanjut sampai kemudian Vlad III diutus Sultan Murad II untuk kembali untuk memimpin negerinya pasca bapaknya mangkat.

Pengkhianatan pun terjadi. Pembantaian dilakukan pada puluhan ribu penduduk-penduduk sipil di sepanjang sungai Danube dengan cara mengerikan. Radu (Kakak Vlad III) yang menjadi kepala satuan Janissaries, diutus untuk membereskan Vlad II Dracula. Namun Janissaries juga hampir mengalami kekalahan hingga Muhammad Al-Fatih harus turut turun ke medan peperangan. Bagaimana kisah selengkapnya? Apa pelajaran penting dari kisah ini? Mari kita simak bincang-bincang bersama Ustadz Felix Siauw “Muhammad Al-Fatih Sang Pembantai Dracula” berikut ini.

*invite pin kami 7EB722C9 untuk mendapat notifikasi kajian terbaru

Meninggalkan komentar

Menyoal Peran Politik Iran di Timur Tengah – Ust Farid Wadjdi

slider-radioJika kita melihat peta perpolitikan dunia, akan kita dapati bahwa Iran termasuk negara yang mulai diperhitungkan, apalagi setelah Amerika membiarkan pengembangan nuklir yang dilakukan negara ini. Kita melihat pula banyaknya peran2 transnasional yang dilakukan Iran kepada negara-negara di sekitarnya. Apakah peran ini independen ataukah dibelakangnya ada peran negara lain? Bagaimana sentimen syiah dijadikan Iran dan AS sebagai senjata untuk melancarkan kepentingan-kepentingan mereka? Bagaimana kans Iran di masa depan? Simak analisis politik dari Ustadz Farid Wadjdi (DPP HTI, Pimpinan Redaksi Tabloid Media Umat) berikut ini, “Menyoal Peran Politik Iran di Timur Tengah”

 

1 Komentar

Mengenal Kemampuan Robotik dalam Otak Manusia; Melejitkan Prestasi Kuliah dan Dakwah – Ust Nopriadi Hermani

Robot dan manusia, dua hal yang sama pada satu sisi dan berbeda di sisi lain. Apa salah satu persamaannya? Ternyata ada kemiripan antara kemampuan robotika dengan bagaimana manusia mengatur dirinya.

Dalam robotika, dikenal  model matematika untuk menanamkan kecerdasan pada robot. Model  matematika ini disetel pada robot sampai pada titik dimana model matematika menjadikan robot itu cerdas. Lantas, apa hubungannya dengan otak  manusia? Ternyata, kecerdasan manusia juga dibuat dengan pola yang analogis dengan robot. Jika robot dibentuk dengan model matematika, maka manusia dibentuk dengan self model. Apa perbedaan dan persamaannya? Simak selengkapnya kajian dari Ust. Nopriadi Hermani (Dosen Teknik Fisika UGM, penulis buku The Model) dari audio berikut ini | mirror file (Sendspace)

*Invite pin 7EB722C9 untuk notifikasi kajian terbaru
Meninggalkan komentar

Ramadhan Momentum Mengembalikan Rahasia Kekuatan Umat (Khutbah)

ust yusuf mustakim

Umat Islam memiliki tiga rahasia kekuatan. Rahasia inilah yang membuat mereka tetap eksis selama beribu tahun sepeninggal Rasulnya. Rahasia yang membuat mereka tetap bertahan di tengah serangan bangsa-bangsa asing. Rahasia yang membuat mereka terus berkembang dan memperbanyak jumlah pemeluknya. Rahasia ini sangat dipahami oleh orang-orang kafir, sehingga mereka memberikan daya yang sungguh-sungguh untuk melemahkan umat Islam. Tiga rahasia yang dituliskan oleh Syaikh Taqiyuddin An-Nabhani dalam kitabnya yang berjudul Mafahim Hizbut Tahrir itu adalah: Aqidah Islam; Hukum-hukum Islam; dan Pemikiran-pemikiran Islam.

Agar Ramadhan tidak datang dan pergi begitu saja, sudah semestinya umat Islam menggunakannya untuk memahami potensi besar yang mereka miliki, agar mereka mampu mengembalikannya, dan menjadikan umat ini tinggi lagi mulia. Simak uraian Ustadz Yusuf Mustakim, S.Kom.I (Humas HTI DIY), “Ramadhan Momentum Mengembalikan Rahasia Kekuatan Umat” dalam audio khutbah berikut ini: dengar dan download

*sila invite pin 7EB722C9 untuk berlangganan info rekaman kajian terbaru
3 Komentar

Tauhid Dulu atau Khilafah? Ust. Titok Priastomo

Ada statemen populer yang sering diajukan pada aktivis yang sering menggaungkan penegakan khilafah. “Tauhid dulu baru khilafah“, atau “Tiada Khilafah tanpa Tauhid“. Seolah-olah dakwah kepada Khilafah itu cenderung mengabaikan tauhid, dan dakwah kepada tauhid perlu meminggirkan slogan-slogan Khilafah. Bagaimana kita semestinya mendudukan musykilah ini? Apa itu tauhid, apa itu khilafah? Perlukah mempertentangkan dakwah tauhid dan dakwah khilafah? Kajian yang dibawakan Ustadz Titok Priastomo ini insya Allah akan mencoba menjawabnya.

*) abaikan menu pop up yang meminta registrasi . **) Invite pin BBM 7EB722C9 untuk mendapat info update blog ceramahideologis.wordpress.com
1 Komentar

Apa itu Syi’ah – Ust Titok Priastomo

syiah-indonesiaKaum muslimin di Indonesia pada khususnya merasakan adanya perkembangan sebuah madzhab yang sebenarnya bukanlah madzhab baru dalam dunia Islam. Namun bagi kebanyakan orang awam barangkali madzhab ini merupakan hal baru. Madzhab itu adalah Syi’ah. Muncul banyak kekhawatiran dengan munculnya slogan-slogan dalam spanduk, booklet, dibuat bermacam seminar, bahkan deklarasi yang mengajak untuk waspada terhadap madzhab ini.

Kajian ini membahas sejarah, pemikiran dan keadaan mereka secara umum. Dan secara khusus dibahas pula apa itu Syi’ah Itsna Atsariyyah/Imamiyah/Rofidhoh, sekte Syi’ah yang paling banyak pengikutnya hari ini di Iran, Irak, Libabon dan lain-lain termasuk di Indonesia, seperti tokoh mereka, Jalaludin Rakhmat. Bagaimana sebenarnya syi’ah, letak kesesatannya, dan sikap kaum muslimin terhadapnya? Silahkan simak kajian yang dibawa oleh Ustadz Titok Priastomo berikut ini. DOWNLOAD*

*) Jika muncul pop up registrasi, abaikan dengan mengklik tombol silang di kanan atas jendela pop up tersebut
**) sumber gambar: salafiyunpad.wordpress.com