Tinggalkan komentar

Menggali Hakikat Makna Tawakkal.

Banyak orang saat ini mengucapkan kata “tawakkal” , namun ucapannya itu sesungguhnya hanya menjadi isapan jempol yang manis di bibir. Setidaknya ada dua golongan besar yang salah kaprah memahami konsep tawakkal. Ada yang mengartikan tawakkal sebagai pasrah secara ekstrem, sehingga menjadikan diri mereka fatalis sejati.

Di kutub ang berlawanan ada yang mengartikan tawakkal dari memahami teks hadits nabi secara tekstual/letterlijk, “i’qilha, wa tawakkal”-ikatlah untamu, dan bertawakkallah. Tawakkal diartikan dengan “usaha dulu, baru setelah itu berpasrah”. Dengan demikian orang ini sebenarnya justru telah menghapuskan makna pasrah, tawakkalnya ia tidak berpengaruh pada aktivitasnya, kecuali di mulut saja. Akibatnya, org yang seperti ini memiliki pandangan yang sempit, tidak berani bercita tinggi, dan mudah berputus asa, karena seluruh hasil kerja/amalnya dia yakini sebagai cerminan dari usaha yang ia lakukan, berlepas dari pasrah kpd Allah.

Lalu, seperti apa pemahaman tawakkal yang benar? Tawakkal seperti apa yang diajarkan rasul sehingga ia mampu membangun cita kaum muslimin sedemikian tinggi, senantiasa bersemangat tidak putus asa? Mari simak pemaparan H.Dwi Condro Triono,Ph.d berikut ini.

.::download audio 19MB::.

.::download pptx 630kb::.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: