Tinggalkan komentar

Diskusi Antar Gerakan Gema Pembebasan DIY

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

.:: Download MP3 7MB (KUALITAS LOW) ::.

Reportase:
GPYogyakarta Press – Meski cuaca di Yogyakarta dan sekitarnya diguyur hujan, namun dinginnya cuaca tersebut tidak menghalangi semangat para mahasiswa untuk hadir dalam acara fenomenal akhir tahun yaitu Diskusi Antar-pergerakan “Menggugat Kepemimpinan Politik Kapitalisme-Demokrasi Menuju Perubahan Arus Politik 2014” yang diselenggarakan oleh Gerakan Mahasiswa (GEMA) Pembebasan Yogyakarta.

Acara yang dimulai tepat pukul 15.30 WIB ini bertempat di Sayap Selatan Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Dalam diskusi tersebut menghadirkan pembicara antara lain, Bung Hilal Hilmansyah (Ketua HMI MPO Cabang Yogyakarta), Bung Imam Mahdi (Ketua DPD IMM DIY), Bung Dedi (Divisi Kebijakan Publik KAMMI DIY), dan Bung Danial Darwis (Perwakilan dari GEMA Pembebasan Yogyakarta. Acara yang dimoderatori Bung Nasruri ini berjalan dengan suasana yang hangat dan lancar sampai akhir acara. Dalam diskusi tersebut yang diikuti lebih kurang 150 peserta yang berasal dari berbagai Pergerakan Mahasiswa seperti GEMA Pembebasan, HMI, IMM, KAMMI, LMND, BEM, dan mahasiswa–mahasiswa dari berbagai kampus tampak antusias dan semangat.

Perwakilan dari IMM, Bung Imam mengatakan bahwa Negara Indonesia adalah negara korporasi, dimana diawali sejak zaman VOC. Salah satu bukti bahwa negara ini adalah negara koorporasi yaitu dengan bergabungnya Indonesia dengan IMF yang dari situ banyak sekali kekayaan Indonesia yang dikuasai oleh asing, salah satunya yaitu Freeport yang 90% laba dari Gunung Iceberg di Papua, yang merupakan salah satu gunung penghasil emas terbesar di dunia.

“Hegemoni kapitalisme telah menghambat bagi rakyat Indonesia untuk melakukan revolusi, reformasi dan perubahan yang radikal dan signifikan untuk menuju kea rah Indonesia yang lebih, salah satu penyebabnya yaitu pemerintah menggunakan cara media massa untuk medistorsi gerakan – gerakan tersebut”, ungkap Bung Dedi perwakilan dari KAMMI DIY.

Senada dengan hal di atas, perwakilan dari HMI Bung Hilal menyoroti tentang Sistem Pendidikan dan Ekomoni Indonesia yang penuh dengan ide kapitalisme, “Bahwa pendidikan di Indonesia lebih menekankan kepada bagaimana mendapatkan nilai yang tinggi, tanpa melihat apakah peserta dididik benar – benar mumpuni terhadap materi yang dikuasai atau tidak. Bahkan ditambah lagi, tingkat siswa/pelajar SMA yang melanjutkan kuliah tidak lebih dari 20%, ini berarti pendidikan di Indonesia yang begitu mahal disebabkan oleh Kapitalisme”.

Selanjutnya perwakilan GEMA Pembebasan Yogyakarta, Bung Danial mendasari pembahasannya bagaiman Kapitalisme menguasai dunia menurutnya, “Dalam kitab Peraturan Hidup Dalam Islam, kepemimpinan berfikir akan melahirkan sebuah ideology dan dari ideology itulah melahirkan seperangkat system kehidupan. Dan Kapitalisme adalah sebuah ideology karena di dalamnya melahirkan sebuah system kehidupan, namun ideology itu ada dua kategori. Pertama, ideology yang berasal dari pemikiran manusia yaitu Kapitalisme dan Demokrasi, dan ideology tersebut adalah bathil karena mengambil hukkam (hak menetapkan hokum) pada manusia. Kedua, ideologi yang berasal dari wahyu yaitu Islam, Islam melahirkan seperangkat aturan kehidupan, dan inilah ideology yang shahih dan benar”.

Di akhir diskusi, para pembicara menyampaikan closing statement yang intinya mereka menganggap bahwa Kapitalisme adalah salah satu penyebab utama dari kerusakan dan kesengsaraan yang dialami oleh rakyat Indonesia, dan sebagai gerakan Islam yakin bahwa Islam akan menjadi pemimpin peradaban kembali seperti yang telah dinubuwuhkan dengan system dan asasnya. [NAP]

GEMA Pembebasan Yogyakarta | Bersatu, Bergerak, Tegakkan Ideologi Islam.

diskusi gp

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: