Tinggalkan komentar

Kultum : Hidayah (Ridwan Taufik Kurniawan)

Download | 3 Macam Hidayah.mp3 | 3Mb | 11 mnt
Dewasa ini kaum muslimin kebanyakan memandang hidayah (petunjuk) secara salah. Mereka menganggap hidayah sebagai sesuatu yang mistis. Sehingga mereka cendrung tidak / enggan memperbaiki diri mereka kepada jalan yang benar (Islam) karena mereka belum merasakan sesuatu yang mistis itu dialami oleh mereka. Pemahaman ini dapat menimbukan perassan frustasi bukan sebagai motivasi untuk memperbaiki diri.
Misal : Seorang artis baru datang dari Tanah Suci ia pulang dengan penampilan yang berbeda dari sebelumnya yaitu menggunakan hijab yang selumnya ia tidak mengunakannya. Ketika ia ditanya oleh wartawan yang penasaran.
wartawan  : Mbak, apakah anda akan tetap menggunakan hijab setelah ini ?
Artis       :  Sebenarnya saya ingin sih, tapi belumdapet hidayah.

Padahal yang namanya hidayah itu harus diperjuangkan bukan ditunggu-tunggu kehadirannya secara abai. Adapun 3 macam hidayah yang akan dibahas oleh saudara Ridwan Taufik :

1. Hidayatul Khalqi (Hidayah penciptaan)
Inilah hidayah yang telah Allah berikan ketika manusia itu lahir. Misalnya manusia memiliki gharizah (naluri) pada dirinya sehingga mereka bisa merasa lapar, malu, sedih, jijik, ataupun menuhankan
sesuatu. Selain itu juga termasuk indra kita dan tentu saja akal yang dengannya kita bisa berpikir, dan dengannya kita ditempatkan di posisi yang mulia diantara makhluk-makhluk yang lain.

اَلَمۡ نَجۡعَلۡ لَّهٗ عَيۡنَيۡنِۙ‏ ﴿ ۸
وَلِسَانًا وَّشَفَتَيۡنِۙ‏ ﴿۹
وَهَدَيۡنٰهُ النَّجۡدَيۡنِ‌ۚ‏ ﴿۱۰

Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata, lidah dan dua buah bibir. dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan( Al Balad 8-10)

فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا
Maka Allah mengilhamkan (memberikan) kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaan (Ash Shams : 8)

2. Hidayah Irsyad Wal Bayyan (Hidayah berupa wahyu / penjelasan dari Allah)
Karena akal manusia betapapun mulianya ia, ia tetaplah terbatas. Maka umat manusia memerluakan perantara berupa penjelasan-penjelasan dari Allah mengenai sesuatu yang ghaib (yang tidak dapat dijangkau indra dan akal). Yaitu kabar-kabar yang tidak diketahui oleh siapapun selain Allah. Missal kabar tentang kiamat, surga, neraka, hari kebangkitan, dosa, dll.

هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَىٰ وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ

Dialah yang telah mengutus RasulNya (Muhammad, s.a.w.) dengan membawa hidayah pertunjuk dan agama yang benar (agama Islam), supaya Ia memenangkannya dan meninggikannya atas segala agama yang lain, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukainya. (As Shaff : 9)
   

3. Hidayah Taufik (kecukupan)
Inilah hidayah yang akan kita dapatkan tatkala kita mempertemukan hidayah pertama, dan kedua. Dalam artian kita menggunakan seluruh daya upaya kita baik naluri kita, indra kita, dan lebih-lebih akal kita untuk memahami wahyu-wahyu dari Allah. Hidayah ini dapat berbentuk ketenangan, kedamaian, sakinah, syukur yang kesemuanya itu dapat menambah keimanannya dan semakin mendekatkan dia ke surga Allah.

(senyum para insan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: