Tinggalkan komentar

Dibalik Wacana ‘Islam Nusantara’ – Ust Titok Priastomo

ISNUS

“Islam Nusantara adalah Islam yang bersifat unik (distinctive), hasil perpaduan dan interaksi yang intens, kontekstualisasi, pribumi-isasi, dari Islam yang universal dengan realitas sosial, budaya, dan kepercayaan yang ada di Indonesia“. Azyumardi Azra (1)

Setelah kewalahan menghadapi gelombang dakwah yang semakin membahana, bahkan sampai kepada seruan Islamisasi pemerintahan, para akademisi sekuler yang disokong pemerintah kini mengusulkan istilah baru yang mereka sebut “Islam Nusantara”. Baunya semakin tercium setelah beberapa saat yang lalu, seremonial Isra’ Mi’raj kenegaraan dibuka dengan pembacaan Al-Qur’an dengan nuansa ‘kejawa-jawa-an’. Terlepas dari pembahasan tentang hukum fiqihnya, hal ini menunjukkan adanya semangat untuk menggencarkan wacana ‘Islam Nusantara’.

Ide ini tampaknya sedang serius digarap, dan akan menjadi salah satu PR bagi umat Islam di masa-masa yang akan datang. Islam Nusantara, bukan lagi semata-mata isu pertarungan kaum salafi dengan aswaja. Bukan lagi semata-mata pembahasan boleh tidaknya merutinkan qunut subuh, tahlilan, shalawatan, dan sebagainya. ‘Islam Nusantara’, menjadi istilah yang ditunggangi pemerintah dan orang-orang yang pro status quo, untuk menghambat usaha ‘pemurnian Islam’ sekaligus penerapan Islam secara kaffah di negeri yang memang masih jauh dari kata ideal ini. Ada apa dibalik wacana ‘Islam Nusantara’? Apa dampaknya secara politik dan konseptual? Simak kajian yang disampaikan Ustadz Titok Priastomo berikut ini: download [17MB]

*) Jika muncul menu pop up yang meminta registrasi, tekan close di sisi kanan atas menu pop up tersebut

*invite pin 7C0E1967 untuk notifikasi kajian terbaru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: